Manfaat Detoksifikasi pada Tubuh
07 November 2016
Manfaat Detoksifikasi pada Tubuh

Menghadapi banyaknya polusi yang terjadi di lingkungan sekarang ini, maka detoksifikasi sangat dibutuhkan agar tubuh tetap sehat dan terhindar dari berbagai penyakit. Namun, tahukah Pristiners pengertian dari detoksifikasi itu sendiri? Detoksifikasi adalah proses pembuangan zat-zat racun atau toksin dalam tubuh. Zat-zat racun ini berasal dari banyak hal seperti makanan, kosmetik, udara, gaya hidup yang tidak sehat dan lain-lain. Pada proses detoksifikasi, liver sebagai organ pusat detoks dalam tubuh akan menetralkan toksin yang kemudian akan dibuang melalui urin, keringat atau BAB. Kondisi tubuh seseorang juga memainkan peran besar dalam menentukan berapa lama waktu yang dibutuhkan agar proses detoks bisa benar-benar efektif. Berikut adalah manfaat detoksifikasi yang harus kamu ketahui, Pristiners:

  1. Membantu meningkatkan stamina tubuh

Setelah menjalani serangkaian proses detoksifikasi, dapat dipastikan kamu akan merasa lebih enerjik dan bersemangat. Hal ini disebabkan karena proses pembakaran tubuh berjalan secara optimal. Imbangi dengan konsumsi buah dan sayur serta kurangi gula garam dan lemak jenuh.

  1. Penurunan bobot tubuh

Setelah detoksifikasi, pembakaran lemak dan kalori menjadi optimal sehingga berdampak pada tubuh yang ideal.

  1. Kulit menjadi halus

Tidak hanya pada tubuh, detoksifikasi juga bermanfaat untuk kulit. Dengan dibuangnya toksin dalam tubuh, kulit pun menjadi halus, cerah dan menghilangkan jerawat.

  1. Membuat awet muda

Proses penuaan dini terjadi karena tubuh kita terpapar dengan radikal bebas. Dengan detoksifikasi, radikal bebas yang telah berubah menjadi racun akan dikeluarkan sehingga menghambat proses penuaan dini dan membuat awet muda.

  1. Membantu kinerja hati

Hati adalah organ penting yang berfungsi untuk menetralkan dan menyaring racun pada tubuh. Kinerja hati menjadi lebih optimal dengan dibantu detoksifikasi.

 

 

X